 |
| Panggung Mini Meet and Greet Andrea Hirata |
Sore hari tampak begitu ramai ditepi jalan Suroto Yogyakarta. Tepat di halaman depan toko buku Togas Mas berdiri panggung kecil dengan backdrop bertuliskan Meet and Greet Andrea Hirata. Tampak peserta mengantri untuk registrasi di meja panitia yang berada di sisi kiri panggung. Tepat pukul 16.00 acara launching buku Novel terbaru Andrea Hirata di Yogyakarta dimulai.
 |
| Suasana registrasi peserta |
Acara diawali penampilan Mbak Meda diiringi alunan gitar dan biola dari Neno dan Dika Chasmala. Beberapa menit kemudian acara inti, Sang penulis novel terkenal yang telah menerbitkan 9 novel best seller, Andrea Hirata, memasuki panggung mini yang telah disediakan.
 |
| Penampilan Mbak Meda diiringi Neno dan Dika Chasmala |
“Yuk, semuanya mendekat.”, Kata Pak cik sapaan akrab penggemar Andrea Hirata. Pak Cik mempersilahkan peserta acara untuk lebih dekat ke panggung. Lebih dari 50 orang berkumpul didepan panggung mengikuti acara dengan seksama.
 |
| Pak Cik Andrea menceritakan novelnya |
Sang penulis menyapa peserta dengan ramahnya. Selanjutnya Pak Cik mulai bercerita mengenai novel terbarunya ini. Acara diselingi dengan musik yang sudah siap menghibur para penonton. Acara sedikit berbeda menurut penyelenggara, dari bentang pustaka, dengan hadirnya musisi yang didatangkan langsung dari Jakarta dan Belitong.
Pak Cik tak ketinggalan menunjukkan kemampuan musiknya dengan memainkan gitar mengiringia Mbak Melda yang menyanyikan sebuah lagu. Mbak Melda adalah salah seorang penyanyi dan pencipta lagu. Beliau juga menciptakan sebuah lagu yang berjudul Hai Ayah. Lagu ini terinsiprasi dari buku novel Andrea Hirata.
Sebuah lagu Hai Ayah dinyanyikan diiringi Pak Cik Andrea. Makna lagu ini begitu mendalam sehingga mengingatkan kita kepada sosok Ayah yang membesarkan kita.
Diakhir acara penampilan dari Dendi dan Paula yang merupakan anak didik Pak Cik didatangkan langsung dari Belitong. Mereka berdua berdemo gitar diiringi Biola.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar